, ,

Sukamara Mantapkan Identitas Budaya Lewat Festival yang Semakin Diperkuat

by -176 Views
cek disini

News Sukamara – Pemerintah Kabupaten Sukamara kembali menggelar festival budaya yang menjadi agenda rutin sekaligus kebanggaan masyarakat setempat. Namun tahun ini, penyelenggaraan festival tidak sekadar menjadi ajang hiburan tahunan, melainkan momentum penting yang mempertegas komitmen daerah dalam melestarikan budaya lokal di tengah arus modernisasi yang kian cepat.

Bupati Sukamara Masduki Resmi Membuka Festival Budaya Gawi Barinjam 2025 -  Berita Sampit
Sukamara Mantapkan Identitas Budaya Lewat Festival yang Semakin Diperkuat

Perayaan Budaya yang Kian Diperkuat

Festival budaya di Sukamara selalu menyedot perhatian masyarakat karena menampilkan kekayaan tradisi daerah, mulai dari seni tari, musik, kuliner khas, hingga pameran kerajinan tangan. Bupati Sukamara menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap hidup dan relevan bagi generasi muda.

Baca Juga : SAR kerahkan 500 personel gabungan cari korban longsor Banjarnegara

Festival ini adalah bentuk komitmen kita untuk merawat warisan leluhur. Bukan hanya menghibur, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat luas khususnya generasi milenial dan Gen Z,” ujarnya saat membuka acara.

Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa nilai-nilai budaya, baik yang berbentuk seni, tradisi, maupun cerita rakyat, tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Selain sebagai upaya pelestarian budaya, festival ini juga membawa dampak positif bagi sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Ribuan pengunjung dari kabupaten sekitar hingga wisatawan luar daerah turut hadir, menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi pelaku UMKM lokal.

Stan kuliner tradisional, perajin anyaman, serta pengusaha souvenir khas daerah mendapat kesempatan luas untuk memperkenalkan produk mereka. “Festival seperti ini sangat membantu kami. Penjualan naik dan banyak pembeli baru yang sebelumnya tidak mengenal produk kami,” tutur salah satu perajin rotan lokal.

Pemerintah Sukamara menyebut bahwa kegiatan seperti ini akan terus diperkuat agar mampu menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan yang berkelanjutan.

Edukasi untuk Generasi Muda

Salah satu fokus utama festival tahun ini adalah pelibatan aktif anak-anak dan remaja. Berbagai lomba seni tradisi digelar, seperti tari daerah, permainan rakyat, dan workshop membuat kerajinan. Pemerintah berharap generasi muda dapat memahami bahwa budaya bukan sekadar tontonan, tetapi identitas yang harus dijaga.

Kita ingin anak-anak tahu bahwa budaya ini milik mereka. Jika tidak dikenalkan sejak dini, dikhawatirkan kelak mereka akan lebih mengenal budaya asing daripada budaya sendiri,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Sukamara.

Komitmen Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Sukamara menegaskan festival budaya bukan hanya berlangsung di panggung selama beberapa hari, tetapi harus menjadi gerakan masif yang diterapkan di lingkungan sekolah, komunitas seni, hingga desa-desa adat.

Dengan komitmen kuat dan dukungan masyarakat, festival budaya di Sukamara diharapkan menjadi simbol kebangkitan kebudayaan daerah, sekaligus bukti bahwa warisan lokal dapat terus hidup berdampingan dengan modernitas tanpa kehilangan jati diri.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.