Rehabilitasi Jalan Sukamara Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Banjarbaru Beri Penjelasan

by -297 Views
cek disini

News Sukamara – KanalKalimantan.com — Proyek rehabilitasi ruas Jalan Sukamara di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, menuai keluhan dari warga sekitar. Sejak masa kontrak dimulai pada 20 Oktober 2025, pembongkaran sejumlah titik aspal memicu gangguan bagi pengguna jalan dan masyarakat yang bermukim di kawasan tersebut.

Proyek Rehabilitasi Jalan Sukamara Banjarbaru Dikeluhkan Warga -  Banjarmasinpost.co.id
Rehabilitasi Jalan Sukamara Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Banjarbaru Beri Penjelasan

Keluhan Warga: Debu dan Akses Terganggu

Warga setempat mengungkapkan bahwa pekerjaan proyek yang berjalan beberapa pekan terakhir menimbulkan ketidaknyamanan, terutama saat mobilisasi alat berat dan pembongkaran badan jalan.

Baca Juga : Jalan Sukamara Berlubang Usai Pembongkaran, Pengendara Jadi Korban

Debunya sangat mengganggu, belum lagi akses keluar-masuk rumah jadi susah. Kami tidak tahu sampai kapan kondisi jalan seperti ini,” ujar Rudi, salah satu warga Landasan Ulin Utara.

Selain debu, pengguna jalan mengeluhkan permukaan jalan yang tidak rata akibat pembongkaran beberapa segmen aspal. Hal ini mengakibatkan pengendara roda dua harus ekstra hati-hati, khususnya pada malam hari.


PUPR Banjarbaru: Pembongkaran Bagian dari Tahapan Rehabilitasi

Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru memberikan penjelasan. Mereka menegaskan bahwa pembongkaran aspal merupakan tahapan normal dari kegiatan rehabilitasi jalan yang bertujuan memperbaiki struktur, bukan sekadar menambal permukaan.

Pembongkaran aspal lama memang harus dilakukan untuk memastikan konstruksi baru dapat lebih kuat dan tahan lama. Ini bagian dari prosedur teknis rehabilitasi, bukan perbaikan biasa,” jelas Kepala Bidang Bina Marga PUPR Banjarbaru.

PUPR menambahkan bahwa proyek ini berada di bawah pengawasan konsultan pelaksana untuk menjamin kualitas pekerjaan sesuai standar. Setiap tahapan didokumentasikan dan diawasi agar tidak ada penyimpangan dari spesifikasi teknis.


Kontraktor Diminta Perhatikan Mitigasi Gangguan

Dinas PUPR mengakui adanya dampak sementara terhadap kenyamanan warga. Oleh karena itu, pihaknya telah meminta rekanan kontraktor untuk meningkatkan pengendalian debu serta memasang rambu peringatan bagi pengendara.

Kami sudah ingatkan kontraktor agar lebih intens menyiram jalan dan memasang tanda-tanda keselamatan. Kami tidak ingin masyarakat merasa terlalu terganggu, meskipun pekerjaan harus tetap berjalan,” ujar pejabat PUPR lainnya.

Pihak dinas juga menyatakan bahwa ruas jalan tidak boleh dibiarkan dalam kondisi berbahaya, sehingga penataan permukaan sementara akan dilakukan pada titik-titik yang dianggap rawan.


Warga Harap Proyek Selesai Tepat Waktu

Meski terganggu, sebagian warga tetap berharap proyek ini dapat membawa manfaat jangka panjang. Jalan Sukamara merupakan akses vital yang menghubungkan permukiman dengan berbagai fasilitas umum di wilayah Liang Anggang.

Kalau hasil akhirnya bagus, kami tentu mendukung. Yang penting pengerjaannya rapi dan cepat selesai,” ujar Lina, warga lainnya.

Dinas PUPR menargetkan rehabilitasi selesai sesuai kontrak, dan mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di area proyek. “Kami akan berupaya mempercepat pekerjaan tanpa mengurangi kualitas,” tutup perwakilan dinas.

Dengan penjelasan ini, pemerintah berharap proses rehabilitasi dapat berjalan lancar, sekaligus meminimalkan dampak terhadap aktivitas warga di sekitar Jalan Sukamara.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.