News Sukamara — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan berupa papan kayu kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan air.

Bantuan ini diserahkan langsung kepada perwakilan warga di sejumlah desa terdampak. Langkah tersebut diambil untuk mempercepat proses perbaikan rumah warga sehingga mereka bisa segera menempati hunian secara layak.
Baca Juga : Bupati Sukamara Sambangi Warga Terdampak Banjir, Salurkan Bantuan Sembako
Respons Cepat Atasi Dampak Banjir
Menurut pejabat Pemkab Sukamara, bantuan material berupa papan diberikan setelah adanya laporan dari warga mengenai kerusakan dinding dan lantai rumah. Papan dinilai sebagai kebutuhan mendesak untuk memperbaiki bagian rumah yang terendam maupun roboh akibat banjir.
Selain papan, Pemkab juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyalurkan bantuan logistik lain seperti sembako, air bersih, dan perlengkapan kebutuhan harian.
Apresiasi dari Warga
Warga terdampak menyambut baik bantuan yang diberikan. Mereka mengaku bantuan papan sangat membantu meringankan beban dalam memperbaiki rumah yang rusak. Dengan adanya material tersebut, perbaikan bisa dilakukan lebih cepat tanpa menunggu waktu lama.
Sejumlah warga juga berharap agar pemerintah tetap memberi perhatian jangka panjang, termasuk perbaikan infrastruktur saluran air dan tanggul di kawasan rawan banjir.
Upaya Pemkab Sukamara Hadapi Banjir
Pemkab Sukamara menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada bantuan pascabencana, tetapi juga pada upaya mitigasi. Beberapa program seperti normalisasi sungai, pembangunan tanggul, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana akan terus dijalankan di tahun 2025 ini.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, serta melakukan penghijauan untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
Kesimpulan
Penyaluran bantuan papan oleh Pemkab Sukamara merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak banjir. Langkah ini tidak hanya membantu mempercepat pemulihan warga, tetapi juga memperlihatkan komitmen pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana sekaligus meminimalisir risiko banjir di masa depan.








