News Sukamara — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas meraih nilai 54 dalam hasil penilaian tingkat kematangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Capaian ini menandakan posisi Dinkes Kapuas berada pada kategori “Menuju Mapan”, sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola dan kinerja birokrasi di sektor kesehatan.

Evaluasi Kematangan Organisasi Pemerintah
Penilaian tingkat kematangan OPD merupakan bagian dari upaya Pemprov Kalteng untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola, efektivitas program, dan akuntabilitas instansi pemerintah daerah. Proses penilaian dilakukan secara komprehensif mencakup aspek perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, serta inovasi pelayanan publik.
Baca Juga : Festival Babukung: Merawat tradisi, menyongsong masa depan
Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, Apendi, SKM, M.Kes, menyampaikan apresiasi atas hasil tersebut. Menurutnya, skor 54 menjadi indikator bahwa Dinkes Kapuas telah berada di jalur yang benar dalam memperkuat sistem pemerintahan yang efektif dan transparan.
“Capaian ini tentu berkat kerja keras seluruh jajaran Dinkes Kapuas dalam menata manajemen pelayanan kesehatan, meningkatkan kinerja pegawai, serta memperkuat inovasi dalam program pelayanan masyarakat,” ujar Apendi, Minggu (10/11/2025).
Dorongan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan
Meski memperoleh hasil cukup baik, Apendi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berpuas diri. Dinkes Kapuas akan terus melakukan pembenahan, terutama dalam sistem perencanaan berbasis data, penguatan koordinasi antarbidang, dan peningkatan kapasitas SDM.
“Kami akan menjadikan hasil penilaian ini sebagai bahan evaluasi dan dorongan untuk memperbaiki area yang masih lemah. Tujuan akhirnya tentu untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat Kapuas,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dan sinergi antar-OPD, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan daerah seperti stunting, penanganan penyakit menular, serta peningkatan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil.
Pemprov Kalteng Dorong Reformasi Birokrasi
Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Kalteng, Herlina Wati, menjelaskan bahwa hasil penilaian tingkat kematangan OPD ini menjadi tolok ukur bagi seluruh pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
“Kami berharap seluruh OPD, termasuk Dinkes Kapuas, terus meningkatkan kematangan organisasinya agar pelayanan publik semakin efisien, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” ujar Herlina.
Dengan hasil tersebut, Dinkes Kapuas berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat sistem kerja agar dapat meraih predikat “Mapan” pada evaluasi berikutnya.









