News Sukamara – Kebakaran Kapuas pagi mengejutkan warga ketika api tiba-tiba membesar dan menghanguskan beberapa rumah di kawasan permukiman padat penduduk. Peristiwa ini terjadi saat sebagian besar warga masih beristirahat, sehingga kepanikan langsung menyebar di lokasi kejadian. Warga berusaha menyelamatkan diri dan mengamankan barang berharga sebelum api meluas ke bangunan lain.

Saksi mata menyebutkan api muncul dari salah satu rumah dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Material bangunan yang mudah terbakar serta jarak rumah yang saling berdekatan mempercepat penyebaran api. Warga sekitar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Baca Juga : Bank Kalteng dukung Kalteng Berdoa-Konser Amal dengan fasilitasi pembayaran digital QRIS
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kapuas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Tim pemadam menurunkan beberapa unit mobil pemadam dan berupaya menjinakkan api agar tidak meluas ke area lain. Aparat kepolisian dan relawan setempat turut membantu mengamankan lokasi serta mengatur arus lalu lintas di sekitar permukiman.
Kebakaran Kapuas pagi menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah. Beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi sementara ke rumah kerabat atau fasilitas umum terdekat. Pemerintah daerah melalui instansi terkait segera mendata korban terdampak dan menyalurkan bantuan darurat berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan pokok.
Pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun petugas masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan pemilik rumah. Aparat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada jam-jam rawan saat pagi hari.
Pemerintah daerah juga mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan kondisi rumah aman sebelum beraktivitas. Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran di kawasan permukiman padat.









