News Sukamara = Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bupati Barut mengambil langkah tegas untuk memastikan ketersediaan stok sembako serta menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Barito Utara. Pemerintah daerah secara aktif melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional, gudang distributor, dan pusat distribusi bahan pokok guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.

Bupati Barut menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga pasokan sembako agar tetap aman dan mencukupi selama periode Nataru. Ia menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan koordinasi intensif dengan para pedagang, distributor, dan pelaku usaha pangan. Langkah ini bertujuan mencegah kelangkaan barang serta menekan potensi kenaikan harga yang tidak wajar.
Baca Juga : Bupati Bersama Wabup Barito Utara Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapok Jelang Nataru 2025
Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Bupati Barut berdialog langsung dengan pedagang untuk mendengar kondisi lapangan. Ia memastikan harga beras, gula, minyak goreng, telur, daging, dan kebutuhan pokok lainnya masih berada dalam batas wajar. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipatif berupa operasi pasar apabila terjadi lonjakan harga secara signifikan.
Selain itu, Bupati Barut mendorong masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan melaporkan jika menemukan praktik penimbunan atau permainan harga di pasaran. Pemerintah daerah membuka saluran pengaduan agar masyarakat dapat berperan aktif menjaga stabilitas pangan.
Upaya pengawasan ini juga melibatkan aparat keamanan dan instansi terkait untuk menjaga distribusi sembako tetap lancar. Dengan sinergi tersebut, pemerintah daerah menargetkan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, nyaman, dan tanpa gangguan ketersediaan pangan.
Melalui langkah konkret dan pengawasan berkelanjutan, Bupati Barut optimistis stok sembako di Barito Utara tetap aman hingga pasca-Nataru. Pemerintah daerah berkomitmen terus hadir untuk melindungi daya beli masyarakat serta menjaga ketahanan pangan daerah.









