News Sukamara – Perawatan kanker seringkali menimbulkan efek samping, salah satunya adalah perubahan warna kulit. Hal ini dialami juga oleh musisi Vidi Aldiano, yang secara terbuka berbagi pengalamannya menjalani terapi kanker dan menghadapi perubahan pada kulitnya. Kondisi ini wajar terjadi, karena beberapa obat kanker dapat memengaruhi pigmen kulit, membuatnya lebih gelap, kusam, atau belang.

Meski bukan masalah serius, perubahan warna kulit dapat menurunkan rasa percaya diri. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat kulit agar tetap sehat dan nyaman selama menjalani pengobatan.
Baca Juga : 10 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Jantung Menurut Dokter
1. Gunakan Skincare dengan Formula Lembut
Kulit yang mengalami perubahan warna biasanya juga menjadi lebih sensitif. Oleh karena itu, penting memilih produk perawatan kulit dengan formula lembut, bebas alkohol, pewangi, atau bahan keras lainnya. Pembersih wajah ringan, pelembap dengan kandungan ceramide, serta tabir surya khusus kulit sensitif bisa membantu menjaga kelembapan dan mencegah iritasi.
2. Rutin Menggunakan Tabir Surya
Paparan sinar matahari dapat memperparah hiperpigmentasi atau belang pada kulit. Pasien kanker dianjurkan menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30, bahkan saat berada di dalam ruangan dengan pencahayaan alami. Pemakaian ulang setiap 2–3 jam akan membantu kulit tetap terlindungi dan mencegah perubahan warna semakin terlihat.
3. Penuhi Asupan Nutrisi dan Hidrasi
Kulit tidak hanya dirawat dari luar, tetapi juga dari dalam. Asupan makanan kaya antioksidan, seperti buah-buahan, sayuran hijau, serta air putih yang cukup dapat membantu regenerasi sel kulit. Omega-3 dari ikan atau suplemen juga bermanfaat menjaga elastisitas kulit. Konsultasikan kebutuhan gizi dengan dokter gizi klinis agar sesuai dengan kondisi pasien kanker.
4. Konsultasi ke Dokter Kulit atau Onkologi
Setiap pasien kanker memiliki kondisi yang berbeda. Perubahan warna kulit bisa saja ringan atau cukup mencolok. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter kulit atau onkologi. Mereka dapat memberikan rekomendasi perawatan yang tepat, termasuk krim khusus, terapi laser ringan, atau pengobatan lain yang aman bagi pasien kanker.
Perawatan Kulit Bukan Sekadar Estetika
Merawat kulit selama menjalani terapi kanker bukan hanya soal estetika, tetapi juga kenyamanan fisik dan mental. Seperti yang ditunjukkan oleh Vidi Aldiano, keterbukaan dalam menghadapi efek samping pengobatan bisa memberi semangat bagi pasien lain agar tetap percaya diri.
Dengan langkah perawatan yang tepat, perubahan warna kulit dapat diminimalkan sehingga pasien tetap merasa nyaman menjalani proses penyembuhan.








